Antara Ada dan Tiada

Apa maksdnya? Aku tidak ngerti alias i don’t know, dan lama-lama nantinya aku jadi bagaimana jadinya? i don’t care.
Cukup dengan sekali dua kali atau tiga kali atau seterusnya berkali-kali?
Aku tidak mau, sekali sudah cukup, dua kali dapat lebih, masa tiga kali?
Penuh dengan tanda tanya dan ketidak jelasan mengapa begini, aku seperti di dalam ruang yang hampa, tidak dapat berpikir sesuatu dengan logika matematika yang tepat, tidak dapat berperangai dengan halus seperti sutra yang lembut, tidak mampu berlaku seperti air yang mengalir mengikuti arah alurnya.

Entah seperti apa ini?
Aku antara ada dan tiada. Memang sekarang aku belum mampu untuk mengantarkan atau mengajak ke jalan itu, tapi kalau dimengerti ini bukan hanya untuk aku.

Biarkan aku mencari bayangan diriku, yang tidak mampu aku kejar kemana larinya.
Aku tidak tahu apa yang aku rasakan sekarang, entah menjadi suatu kenyataan atau hanya mimpi. Seperti berasa diantara sadar dan tidur, semua seakan tidak ada rasanya. Waktu berputar, hari berganti, minggu berlalu, bulan-bulan berjalan, seakan tak terasa sudah larut ditelannya.

Kadang saat kemarau pun bisa hujan, kadang kala malam pun tak berbintang, apakah yang aku rasakan akan menjadi kenyataan?

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.